Halaman

Jumat, 26 Juli 2013

Ka Imah vs bencong...

Percakapan via BBM :

@Ka Imah :Harinya lagi husni mubarok, siangan aja kita belayarnya ya No kalo sudah Panasonic sekalian kaka mo ngambil maska dulu  (emot joget2)..okeeee

@Eno : Twwweeeewwww opo iki artinya kakaaaaaa???(emot bingung)

@ka Imah : (emot jitak) hahahaaa,,harinya hujan eno, jd siangan aja kita jalannya klo udah panas sekalian kaka mo ngambil duit dulu…okeeeee

@Eno : Owh oke baiklah...(emot gila)

     Dari percakapan diatas mungkin dari kalian udah pernah dengar kosakata aneh yang dipake ka Imah dari perbincangan kami. Ternyata itu adalah beberapa kosakata dari bahasa bencong. Pertanyaannya adalah, Apakah ka Imah seorang bencong???hahahahahahaaa (Wekekeekkk)….Ka Imah bukan seorang bencong, dia pyuurrr seorang wanita yang terpampang nyata tanpa rekayasa…Cuma gaulnya dia kebanyakan sama orang-orang planet itu…Gimana kagaaa, orang dia dulu kerjanya di Salon yang bosnya seorang bencong dengan teman-teman sealirannya, alhasil terdidiklah ka Imah dengan segala macam bahasa bencong yang sangat dia kuasai sekarang.

     Dari hasil wawancara gwe dengan ka Imah, gwe mau share beberapa bahasa bencong yang sudah gwe dapatkan dengan paksa dari ka Imah. Berikut hasilnya…

Husni mubarok = Hujan
Panasonic = Panas
Belayar = Jalan-jalan
Maska = Duit
Menggelihing = Makan
Tinta tahu goreng = Ga tau
Levsong = Jatuh cinta
Lapangan bola = Lapar
Mawar makarena = Mau makan
Ijah = Jelek
Kuda besi = Motor
Polda = Balik
Lekong = Laki-laki
Desaw = Banyak
Mayang = Rambut
Kayangan = Kaya raya
Tongkat = Celana
Dinding = Baju
Modang-modang = Se’adanya
Betihi = Hamil
Bu ratu = Ibu
Bu suri = Nenek
Kelap = Tidur / Habis
Kembang sepatu = Polisi

Semoga brmanfaat..heeeee

Kamis, 25 Juli 2013

Syukur...

Saya SUSAH tapi ada yang lebih susah dari saya
Saya MENDERITA tapi ada yang lebih menderita dari saya
Saya SEDIH tapi ada yang lebih sedih dari saya
Saya SAKIT tapi ada yang lebih sakit dari saya
Rupanya saya lebih SENANG dari mereka
Rupanya saya lebih BAHAGiA dari mereka
Rupanya saya lebih GEMBIRA dari mereka
Rupanya saya lebih SEHAT dari mereka
Alhamdulillaah ya Allah, bersyukur dengan apa adanya kita...
              By : Ustad Jefri Al-buchori

Syukur identik dengan rasa terima kasih kita kepada yang Maha Kuasa atas segala limpahan Nikmat yg telah diberikan-Nya kepada kita...Syukur juga sebagai bukti bahwa kita selalu ingat kepada sang pencipta..

Namun syukur juga merupakan sebuah kata yang sering dilupakan..

Kita sering terlena dengan nikmat yang diberikan tanpa mengucap kata terima kasih kepada yang maha pemberi nikmat yaitu Allah swt.

Kita sering mengaggung-agungkan kepandaian kita dalam mendapatkan nikmat itu tanpa menghiraukan siapa dibalik pemberi nikmat yang sebenarnya yaitu Allah swt.

Kita juga sering mengeluh tanpa mengetahui hikmah dari apa yang kita keluhkan itu sebenarnya merupakan salah satu nikmat dari Allah swt.

Di kesempatan kali ini, gwe mau mengajak teman-teman semua yuk kita bersyukur dengan apa yang telah diberikan Allah swt. kepada kita..

Bersyukur atas nafas kehidupan yang diberikan kepada kita untuk bisa merasakan hidup.

Bersyukur akan adanya tanah, air, udara, panas, dingin, hujan, siang dan malam sehingga kita tau bagaimana caranya untuk bertahan hidup..

Dan bersyukur atas segala nikmat,karunia,berkah,rahmat,rejeki,kesehatan dan kasih sayang sehingga kita bisa memaknai hidup.

Alhamdulillahirabbil'alamin...

Kamis, 18 Juli 2013

Anto

     Hari ini ntah lagi datang angin apa tiba-tiba gwe jadi kepengen beberes lemari buku gwe yang mungkin udah gwe liat dari 3 or 4 or 5 or 6 bulan lalu udah ambruk dari barisannya (What’s!!!)...Satu-satu gwe rapikan sampai pada sebuah buku..eh bukan buku ding, Diary tepatnya yaa Diary pemberian seorang teman 7 Tahun yang lalu tepatnya, pada tanggal 30 Oktober 2006 (kata Diary). Sebuah Diary berwarna cream berpita biru lengkap dengan gembok kecil berkarat dan terkunci rapat yang menandakan kalau Diary itu sudah lama sekali ga gwe sentuh dengan sentuhan kasih (uwoow).
 
     Diary bergembok…Apa yg ada dalam benak Anda?? Yaaa..”kunci“ (Kaya tebak2an Dora heeee).Gwe mulai berpikir keras..sangat keras..sangat sangat keras…dimana letak kunci itu gwe simpan sampai akhirnya gwe ingat kuncinya ada di *tiiiittt….bla..bla..bla…

     Oke ga usah panjang lebar mendiskripsikan tu Diary dengan kuncinya yang ada di *tiiiiitt… masuk pada inti dari Diary tersebut yaitu “isi”…Gwe mulai mebuka Diary tersebut..Lembar per lembar dari Diary itu gwe baca..disana masih ada tulisan alay anak umur belasan yang menghiasi tiap lembar Diary tersebut…Kisah senang sedih galau tertuang ditiap lembar dari Diary itu sampai pada 1 kisah yang menurut gwe pantas gwe angkat di sini…Kisah dari orang yang memberi Diary ini yaitu “Anto”.

     Anto panggilannya, dia anak yatim keturunan Cina, makanya sekolahnya juga ditempat kebanyakan orang Cina yaitu di sebuah sekolah swasta berbasis agama tertentu yang berbeda agama dengannya. Tentang keluarganya gwe ga tau persis, tapi orangnya baik, dibilang nakal ya relatif gimana nakalnya anak remaja cwo’pada zamannya. Kami berteman baik dari SMA sampe gwe kuliah…yaa hanya sampai gwe kuliah..setelah itu mautlah yang memisahkan kami..”MAUT” sebuah kata yang bikin orang merinding mendengarnya. Begitu juga gwe yang pada waktu itu sangat kaget mendengar berita kepergiannya…

     Kisah ini bermula di dini hari tanggal 13 Oktober 2009 itulah yang disebutkan Diary ini..Gwe mendapat sms dari Anto tapi karna rasa kantuk gwe melebihi dari segalanya yach gwe abaikanlah tue sms sampai akhirnya gwe bangun kembali 2 jam kemudian dan sempat mandi. Keluar dari kamar mandi gwe ingat ada sms dari Anto, tapi masih ragu sms itu nyata atau cuma mimpi aja dan gwepun langung nyamber Handphone gwe untuk ngecek bener ga’nya gwe dapat sms tersebut. Yaa disana masih ada sms dari Anto. Dengan santai gwe buka smsnya “No, Anto udah meninggal gantung diri 3 hari yang lalu” Jeng jeeeeenng Gwe sontak kaget ko yg sms ngaku dirinya meninggal...owww ga mungkin..bencanda ini pikirQ, apalagi meninggalnya pake acara gantung diri dalam benak gwe Sineetttrrrooooonnn kali. Merasa dibecandain kek gitu ya gwe bales aja “ becandanya jangan kelewatan ah ntar kejadian beneran baru tau rasa”(sms dikirim) tetoot (sms diterima) “iya bener no Anto meninggal sore sabtu gantung diri pas orang rumahnya semua pada keluar, ini aku Takim (sahabatnya) pke hpnya dia buat ngasih tau temen-temen nya dia yang jauh” Seketika gwe langsung lemes dan gwe lanjut sms balik..sebenarnya mo nelpon cuma kebetulan pulsa sisa buat daftar sms gratisan…smspun berlanjut masih dgn ketidak percayaan sampe pada akhirnya gwe disuruh buktikan sendiri dengan menanyakan langsung ke teman2 yang lain yang ada di Sampit.

     Gwepun sms sana sini mencari bukti kebenarannya. Dan memang ternyata berita itu benar adanya. Gosip yang beredar disanapun ga kalah heboh, berbagai spekulasi tentang kejadian gantung dirinya si Antopun beragam..Dikoran lokal memberitakan kalo korban gantung diri karena ga bisa menahan sakitnya ketagihan obat, obat apa??sayangnya dikoran itu ga memastikan dulu obat apa yang digunakan korban, otomatis masyarakat setempat pastilah mengira kalo obat yang digunakan adalah obat-obatan terlarang…Ada juga yang menggosipkan kalo korban habis berantem sama ibunya gara-gara dia ga dikasih uang untuk beli obat dan kemudian memutuskan untuk gantung diri, ada juga dari Koran lokal lainnya yang mengatakan klo korban gantung diri karena menjadi pengangguran sudah cukup lama. ..Wallahu’alam…Sungguh ironis memang…segala hal negatif tentang Anto dikuak disana, cuma keluarga dan kerabat dekatnya yang tau inti dari sakit yang Anto derita sampai akhirnya memutuskan mengambil jalan pintas untuk bunuh diri.
     Di sini gwe cuma mau meluruskan spekulasi negatif dari orang tentang Anto. Kabar penyebab kematiannya yang gwe dapat dari cerita sahabatnya ( Takim ) bertolak belakang dengan yang diberitakan…Sekali lagi Wallahu’alam...Menurut pengakuannya, si Anto ternyata memang sedang sakit, sakit yang dideritanya adalah paru-paru. Hasil rongten terakhir saat Anto masih hidup menunjukan kalau paru-parunya dia menghitam dan sudah ada bolong-bolongan kecil akibat rokok..Yaa rokok..setau gwe Anto memang perokok berat diperparah lagi belakangan dia suka minum kopi saat dia kerja lembur sampe malam. Hal itu pernah dia akui pada suatu waktu dia pernah nelpon gwe dan bercerita tentang pekerjaannya, tapi yang disayangkan dia ga pernah bilang tentang penyakitnya yang ternyata sudah lama dia derita bahkan keluarganyapun ternyata baru tau setelah dia sudah meninggal. Sedih…itulah yang gwe rasakan saat mendengar pengakuan sahabatnya itu. Gwe ga bisa berbuat banyak..Gwe hanya bisa mendo’akan agar dosanya Anto bisa diampuni oleh Allah swt.

     Mengulas sedikit tentang pribadi Anto. Dimata gwe Anto orangnya sangat penyayang terutama sama Mamah dan cecenya (kakak), apalagi sejak papahnya meninggal dipangkuannya saat terjatuh dari kamar mandi dan terkena serangan stroke ke 2. Sejak itu dia ingin secepatnya lulus dari SMA biar bisa cepat kerja dan ga mau membebani mamahnya lagi (Hal inilah yang mungkin menyebabkan dia ga pernah cerita masalah penyakitnya pada keluarganya). Anto juga orangnya ga pernah lupa sama teman, seperginya gwe dari Sampit untuk melanjukan studi kuliah di Yogyakarta, sebulan sekali dia pasti ada nelpon untuk sekedar say “hello” atau curhat tentang pekerjaannya. Dari cerita keluar masuknya dia bekerja dari perusahaan 1 keperusahaan lain sampai kabar suksesnya dia jadi orang kepercayaan manager dari suatu perusahaan sawit. Namun untuk menjaga kepercayaan orang itu tidaklah mudah, pekerjaan yang selalu menumpuk yang membuat dia harus lembur hampir tiap malam juga membuat sesekali dia jatuh ambruk. Dia hanya pernah bilang belakangan dia selalu sakit dibagian perutnya, sempat juga nyeletuk masalah paru-parunya tapi bodohnya gwe ga merespon lebih tentang penyakitnya itu. Gwe cuma mengira mungkin itu cuma penyakit Magh biasa gara-gara seringnya dia mengkonsumsi minuman bercaffein yang berlebihan (Kopi). Padahal mungkin sejak itulah penyakit mematikan itu mulai menggerogoti tubuhnya. 

     Ada cerita manis yang ga akan pernah gwe lupain seumur idup gwe. Yaitu cerita di hari-hari terakhir gwe bisa bertemu dan jalan bareng dengan Anto. Pada saat itu libur lebaran Idul Fitri masih di tahun yang sama (Th 2009), tepatnya beberapa bulan sebelum berita meninggalnya si Anto. Semingu sebelum lebaran, cerita manis pertama bermula..Mengetahui gwe pulkam Anto mampir kerumah dan ngobrol panjang lebar lagi-lagi masalah pekerjaannya. Ternyata dia sudah 1 minggu resign dari perusahaan sawit yang sebelumnya dia bangga-banggakan. Entah kenapa kali ini gwe marah mendengar pengakuannya karena menurut gwe ga ada pekerjaan yang ga capek, apalagi dia sudah mendapatkan kepercayaan dari manager perusahaan tersebut. Dia hanya tersenyum dan bilang “Aku sudah ga kuat no, aku bahagia ko dengan keputusanku ini ”. Melihat ekspresi senyum tak biasa darinya yang begitu manis dan tenang tanpa beban gwe hanya bisa diam, apa boleh buat diapun memang sudah terlanjur resign dari sana, jadi ya sudahlah batinQ saat itu. Nah disinilah letak kesalahan gwe yang baru gue sadari sekarang, kenapa gwe ga menanyakan lebih lanjut kenapa dia ga kuat, kenapa gue harus terpaku saat itu, mungkin aja saat itu dia mau cerita mengenai penyakitnya. 

     Keesokan harinya, cerita manis itu berlanjut. Kali ini sikap Anto ke gue cukup aneh, langka dan janggal memang, dan gwe juga baru menyadari hal itu setelah Anto sudah pergi untuk selamanya. Cerita manis yg kedua…Dihari itu Anto ngajak gwe main billiard, karna lagi bulan puasa kita mainnya siang. Disini kejanggalan itu berasa, dia memesan tempat VIP yang tarifnya jauh lebih mahal dari tempat biasanya. Gwepun tanya kenapa, soalnya gwe tau dia baru resign dari pekerjaanya otomatis harus berhematlah apalagi dah mo lebaran, dia hanya bilang “Ditempat biasa sumpek no sesekali ga papalah tempat bagusan lagian pas puasa ini”, katanya. Ya sudah kitapun main, dia sangat bersemangat saat itu, begitu pula gue yang berasa sangat dispesialkan kala itu.

     Sepulangnya dari main billiard, Anto minta ditemenin untuk beli kue-kue buat lebaran dengan alasan katanya selera cwe pasti lebih enak. Di hari yang sama cerita manis yang ketiga berlanjut. Kamipun ke supermarket, sesampainya di supermarket dia malah nyuruh gwe nunggu ditempat parkiran sambil ngomong dengan cepat “ Nanti aja beli kuenya, kamu tunggu disini bentar aku cuma….ngiinnggg ngiinnnggg ngiinnnnnggg….(Ga jelas…)” Dia langsung ngacir tanpa basa basi dan masuk ke supermarket tanpa meliat ekspresi takjubnya gwe yang ternyata lagi nga-nga, melongo ga jelas yang baru gwe sadari pas ga sengaja liat muka gwe yang aneh dari kaca spion. Sesuai janjinya, seketika Antopun datang dengan sekantong kresek belanjaan berwarna hitam. Penasaran dengan ketidak jelasan tadi, tanpa menghiraukan apa yang dia beli gwe langsung nanya ke dia apa yang tadi dia omongin ke gwe. Dia malah ngakak sambil bilang “ Maaf-maaf..soalnya nie dah mo magrib takut keburu buka puasa, makanya aku nyuruh kamu tunggu bentar disini aja, aku cuma beli titipannya ceceku nich” sambil meliatkan kantong belanjaan yang dipegangnya. “Owalah ngobrol dong mamase..nie malah maen kabur aja” sambil senyum-senyum kecut gwe ngajak dia cepetan naek motor dan ngantar gwe pulang. Sesampainya di rumah, dia menyodorkan sekantong belanjaan dia tadi ke gwe “Nich buat kamu..” Lagi-lagi gwe nga-nga tapi kali ini gue langsung sadar ”Apa’an ini woooy, nie kan buat cecemu masa dikasih ke aku..” dengan tersenyum dia Cuma bilang “Ntu buat kamu ko, ceceku mah gampang..” sambil meraih tangan gwe buat ngambil kantong belanjanan itu dari tangannya. Gwepun membuka isi kantong belanjaan itu, ternyata ada 3 kotak coklat gede bermerek, jelas banget enaknya dan gwe tau itu mahal-mahal yang bikin gwe harus nelan air liur yang udah mau netes. Namun gengsi gwe mengalahkan segalanya, dengan berat hati gwe nekat pura-pura nolak dan berharap dia ga menerima penolakan gwe itu, huft..“Ga’ah aneh-aneh aja niatnya buat cece ko malah dikasih ke aku, pasti gara-gara ga enak ninggalin aku tadikan“ dia ketawa “Ya ga’lah, dari awal gwe emang niat beli’in kamu doank ko, heee”. Hwaaaaaa mendengar pengakuannya yang memang gwe harap-harapin itu, kaya orang gila kelaperan gwe teriak histeris sambil loncat-loncat kegirangan, ga peduli sama orang-orang disekitar yang sedang memperhatikan tingkah gila gwe saat itu . Gwe berkali-kali bilang terima kasih ke dia dengan akhir kata “Jangan Jera yaa besok-besok dbeli’in lagi juga ga papa, dengan senang hati gue terima” sambil senyum sumringah meliatkan deretan gigi gue yang ga rapih.#Maruk

     Cerita manis yang terakhir pada saat lebaran ke dua hari raya idul fitri tiba..Pada saat itu dia berkunjung kerumah gue bersama 2 orang temannya, salah satunya si Takim sahabatnya itu..Biasalah klo hari raya pertama, biasanya rumah lagi rame-ramenya diserbu para sanak saudara dan keluarga dari segala penjuru dunia hiiiiii :D. Dan temen-temen gwe yang udah pernah berkunjung dihari pertama dan melihat hebohnya gwe kesana kemari menjamu tamu yang datang sampai akhirnya mereka tercuekin, saat itu pasti untuk taon berikutnya rata-rata dah pada datang dihari kedua lebaran. Salah satu korbannya adalah ya mereka ini…heee :p…Canda tawa menghiasi ruang tamu gue saat itu, suasana santai begitu harmonis kurasakan saat itu..Dia juga begitu ramah menyapa semua keluarga gue yang ada diruang tengah sembari berpamitan pulang karna mendadak mendapat sms dari temennya yang ngajak dia ke pantai ujung pandaran (Tempat Wisata) dan bermalam disana untuk merayakan hari kemenangan itu. Dan ternyata hari itu adalah hari terakhir gwe bertemu dengan Anto. Hari dimana dia mengucapkan kata pamit untuk selamanya dan hari dimana semua kenangan manis itu terpatri dan terbungkus rapi didalam hati.

Selamat tingal Anto…
     ”Bangga” 1 kata inilah yang selalu ada dalam benak gue untuk mengenang seorang Anto..Bangga akan cintanya yang begitu besar pada keluarganya. Bangga akan kerja kerasnya dalam bekerja yang sempat meraih sukses. Serta bangga atas segala pengorbanan yang telah dia berikan kepada semua orang terkasihnya. Itulah semua yang gwe tau tentang seorang Anto. Mungkin orang lain yang mengenal dia punya kenangan dan anggapan yang berbeda. Yang jelas disini dia telah tiada. Gwe hanya berharap semua orang bisa menilainya lebih kepada positifnya si Anto bukan dari sisi negatifnya dia,karena tidak ada manusia yang sempurna tak terkecuali si Anto.
Sekian….

Minggu, 14 Juli 2013

Wanita dan Billiard ???

     Kenapa gwe mengangkat tema ini???? Karena gwe seorang wanita dan gwe juga pecinta Billiard. Bagi gwe billiard hanya suatu olah raga yang melatih konsentrasi, insting dan ketepatan kita untuk bisa mengarahkan bola sasaran masuk kesalah satu lubang dari 6 lubang yang ada dipinggir meja bilyard. Sudut-sudut yang digunakan dalam mengarahkan bola pada sasaran menerapkan hukum fisika dimana hal ini dapat melatih daya pikir dan kecerdasan kita dalam mengambil langkah. Selain itu permainan ini juga bisa merefresh otak kita yang seharian penuh di isi dengan berbagai aktivitas kehidupan yang tak henti-hentinya membuat otak kita menjadi jenuh dan lelah.

     Namun billiard acapkali masih dipandang negatif oleh banyak orang. Permainan yang mayoritas dimainkan oleh kaum pria ini, dengan tempat yang tertutup dan lampu yang terangnya hanya fokus pada meja billiard, membuat para wanita yang datang kesana terkadang dianggap bukan wanita baik-baik atau dengan istilah wanita “Nakal”. Hal ini diperparah lagi dengan banyaknya berita tentang tempat billiard di kota-kota kecil yang menyalahgunakan tempat billiard itu menjadi tempat hiburan yang ga wajar, seperti dijualnya berbagai minuman keras, banyaknya wanita seksi yang merangkap sebagai wanita penghibur, bahkan menjadi tempat berjudi dan transaksi obat-obatan terlarang. Alhasil dengan fakta tersebut, membuat para orang tua menyamaratakan SEMUA tempat billiard itu adalah tempat yang tidak baik, tempat yang kotor dan ga wajar untuk dikunjungi. Sehingga dampak negatifnya mereka akan melarang anaknya untuk mendekati apalagi mempelajari permainan ini. Padahal masih banyak pilihan tempat billiard lainnya yang jauh lebih aman dan lebih pantas di anggap “Real” tempat billiard kalau kita bisa berpikir jauh lebih positif.

     Mengulas sedikit tentang pengalaman pertama kali gwe mengenal billiard. Gwe mengenal billiard dari game yang ada di computer gwe dan sejak itu gwe sering memainkannya tanpa berani merealisasikannya secara nyata. Gwe takut dipandang rendah oleh orang-orang disekitar gwe, jangankan mau masuk niat aja gwe ga berani.

     Suatu waktu gwe diajak salah satu teman kuliah gwe sebut saja dia Diny, untuk ikut jam ladies’an (Gratis untuk wanita 16.00-20.00 WIB) disalah satu tempat billiard di Yogyakarta dan dia janji menjamin keselamatan gwe (kaya mo perang aja..LOL). Awalnya gwe menolak , tapi sejak itu gwe selalu kepikiran ingin mencoba. Saking penasarannya gwepun akhirnya meminta Diny untuk ngajak gwe lagi. Gayungpun bersambut, dengan semangat 45 Diny langsung ngajak gwe bermain di sore harinya.

     Dengan jantung yang berdebar-debar berkat Diny gwepun akhinya memasuki salah satu tempat billiard di Yogyakarta yang bernama N***. Sebuah bangunan gede yang didalamnya mungkin ada 20an meja billiard dengan suasana dingin Full AC dan Full Musik serta pelayan yang begitu ramah menyapa kami saat masuk, membuat ketegangan gwe mencair. Tempat itu jauh dari apa yang gwe bayang-bayangin sebelumnya. Pengunjung yang ada disana sibuk dan konsen dengan permainannya masing-masing . Wanita yang ada disana bahkan ada yang mengenakan jilbab, walupun ga bisa dipungkiri memang ada segelintir wanita yang berpakaian seksi, merokok atau bahkan yang menyerupai laki-laki (Tomboy), tapi ga ada prilaku pengunjung yang menyimpang disana seperti yang sebelumnya gwe sebutkan diatas, mereka semua focus dalam permainan. Dan yang paling gwe salut, disana ada pelatih khusus yang dengan suka rela melatih kami para pemula ini untuk belajar dan memahami tentang billiard. Sejak itulah gwe menjadi sering mengunjungi tempat billiard itu dan bersemangat untuk belajar lebih giat lagi.

     Sering gwe merasa minder mengakui kecintaan gwe terhadap billiard yang kebanyakan orang memang masih menganggapnya ga lazim dimainkan seorang wanita. Tapi lambat laun gwe semakin PD (Percaya Diri) dengan hoby billiard gwe ini. Karna apa??? Karna gwe ga merasa jadi wanita yang kebanyakan orang lain pikirkan. Tempat yang gwe kunjungin ga pernah ada penggerebekan masalah narkoba dan sejenisnya, disana gwe ga berpakaian minim layaknya wanita penghibur, gwe ga merokok atau peminum, dan (bukannya so suci) pada jamnya shalat gwe pamit shalat dulu sama teman-teman sepermainan gwe klo memang sekira waktunya ga sempat lagi untuk dikerjakan dirumah. Dan semua ini memang sengaja gwe tunjukin biar orang lain bisa menilai kalo ga semua wanita yang ada di tempat billiard itu “Nakal”. Alhasil Alhamdulillah semua teman-teman sepermainan gwe baik yang baru kenalan disana atau memang udah berteman lama, mereka lebih menghormati gwe sebagai seorang wanita dan mereka malah lebih menjaga gw dari hal-hal negatif lainnya.

     Jadi dari pengalaman gwe tersebut, gwe menarik sebuah kesimpulan. Pada intinya pandangan positif akan terbentuk bila kita menunjukan sesuatu yang positif dan sebaliknya pandangan negatif juga akan terbentuk klo kita bersikap kearah yang mendorong orang untuk berpikir negatif tentang kita. Jadi kembali pada pribadi kita masing-masing. Apa niat dan tujuan kita bermain billiard ini. Kalau kita benar-benar niat untuk belajar dan mengambil segi positif dari permainan billiard ini, kita tidak akan terpengaruh dengan hal-hal negatif tersebut. Dan bagi para wanita, janganlah takut dan malu menunjukan hal-hal yang baik dari diri kamu. Karena segala hal yang baik akan memberikan dampak yang baik pula. Dan janganlah gengsi untuk mengungkapkan kata “Tidak” pada hal yang nantinya dapat menjerumuskan kamu pada hal-hal yang negatif.

     Postingan gwe kali ini bukan bermaksud jd’in diri gwe orang yang so bersih dari segala yang berbau hina. Gwe juga manusia biasa yang ga luput dari salah dan dosa. Gwe cuma kepingin semua wanita bisa menghormati dirinya sendiri sehingga orang lainpun bisa menghormati dirinya sebagai seorang wanita. Pengalaman yang gwe tulis tadipun hanya sebagai contoh bahwa tidak semua orang yang ada ditempat billiard khususnya wanita melakukan hal-hal yang negatif. Dan bukti nyata hasil dari apa yang gwe terapkan itu, sampe sekarang gwe masih merasa aman untuk bermain billiard tanpa anggapan miring dari orang-orang disekitar gwe.

“Yang membuat positif dan negatifnya tempat billiard itu bukanlah permainannya tapi individunya”

Gwe ENO seorang wanita dan gwe juga pecinta billiard.



Panjang-panjangan Nama


     Hari ini adalah hari ke 5 bulan Ramadhan 1434H, tapi gwe masih dapat dispensasi dari Allah untuk tidak berpuasa (M). Seperti hari-hari sebelumnya gwe ga pernah dibangunin sahur karna percuma gwe ga bakalan mau bangun juga haaaaaks..Mungkin karena tadi malam tidurnya kemaleman, ditambah lagi ternyata subuh tadi hujan turun dengan deras yang bikin tidur gwe semakin pules, alhasil pagi ini gwe susah banget dibangunin. Panggilan pertama nyokap manggil dengan lembut “ Eno bangun…” gwe Cuma melek dikit  trus tidur lagi..panggilan kedua lebih keras “No bangun dah jam berapa ini..” gwe langsung kaget dan duduk tp ga seberapa rebahan lagi dengan posisi miring melengkung kaya cacing kena aer panas..Panggilan ketiga nyokap mulai buka pintu, mati’in kipas angin sambil bilang “Norma Hayati binti Haji Mardiansyah baaaannnnggguuunnnn…..” Kali ini kayanya ga ada toleransi, gwe langsung berdiri dan langsung ngacir ke kamar mandi untuk cuci muka…#ironis
     Dari kejadian pagi itu..gwe teringat masa kecil gwe saat masih duduk dibangku sekolah dasar alias EsDe. Kelas berapa gwe udah lupa..waktu itu gwe pernah maen panjang-panjangan nama sama 3 orang teman sekelas gwe..Nama temen-temen gwe kala itu panjang-panjang braaaayyyy…Ada  Ratih plaraning peringkat 1 terpanjang dengan 17 huruf, Aya sofia filayeti peringkat ke 2 tepanjang dengan 16 huruf, Devi Artasari terpanjang ke 3 dengan 12 huruf, sedang gwe peringkat bontot dengan nama Norma Hayati yang hanya punya 11 huruf. Karena kesal nama gwe paling pendek, gwe ga habis akal..Sambil berteriak dengan bangga gwe bilang nama gwelah yang paling panjang yaitu Norma Hayati Binti Mardiansyah H.AB (H. Anang Basri) nama kakek gwe. Hahaahhahahahahahaaaaaaa…Pinteeeerrrrrrrr…
Sekian dan selamat berpuasa,,,,

NB : Posting gwe ini sekalian mau memperkenalkan nama gwe sebenarnya...Salam kenal untuk yang baca...^_^