Banyak kejadian yang tak terduga yang gwe alami di pergantian tahun 2013 -> 2014 ini. Kejadian yang membuat gwe terus menyebutkan kata " oh iya ya..." dan kata "Ternyata...". Kejadian yang membuat gwe sadar bahwa memang benar adanya kalau Allah itu tau yang kita butuhkan, walau kadang tidak sesuai dengan yg diharapkan tapi pasti untuk kebaikan.
Sadar akan hal tersebut, gwepun merunut satu per satu kejadian yang sudah gwe alami selama 1 Tahun terakhir ini.
Kejadian pertama...
Dipertengahan tahun 2012 tepatnya dibulan Juli 2012, dengan pertimbangan yang singkat dan didorong suatu kondisi masalah pekerjaan dikota kelahiran gwe yaitu Sampit yang tak kunjung ada titik terangnya, gwepun memutuskan untuk mencoba mengais rejeki di kota lain yang butuh waktu 5 jam untuk mencapainya yaitu kota Lamandau. Tanpa ada saudara dan hanya bermodalkan kenalan dari seorang sejawat profesi yang menawarkan pekerjaan ini, dengan bismillah gwepun akhirnya menginjakan kaki dikota asing yang jauh dari kata ramai itu.
Seiring bejalannya waktu di awal tahun 2013 tepatnya 10 bulan gwe bekerja disana, gwe mulai meragukan keputusan yang sudah gwe buat. Gwe hanya bisa berdoa klo pekerjaan dikota ini memang yang terbaik, maka gwe berharap bisa bertahan. Akan tetapi klo pekerjaan dikota ini bukan yg terbaik, maka gwe berharap akan ada tawaran pekerjaan lain yang lebih baik dari pekerjaan ini. Ternyata selang beberapa waktu, banyak tawaran pekerjaan dari kota Sampit berduyun-duyun menghampiri gwe, dan gwe mulai berfikir mungkin inilah jawaban yang Allah berikan dan sepertinya resign dari pekerjaan ini adalah keputusan yang terbaik.
Keputusan sudah bulat, tekad sudah mantap dan usahapun sudah dilakukan, tetapi gwe tetap ga bisa resign dari pekerjaan ini. Kontrak kerja yang belum genap 1 tahun dan bisa dilepaskan jika ada sejawat profesi yang mau menggantikan posisi gwe inilah kendala utama gwe ga bisa resign dari pekerjaan ini. Segala usaha dilakukan untuk mendapatkan pengganti gwe, tapi hasilnya nihil.
Sampailah di penghujung kontrak tepatnya dibulan Juli 2013, tapi gwe masih ga tega meninggalkan pekerjaan gwe tanpa ada yang menggantikan posisi gwe. Padahal gwe sudah ga terikat kontrak perjanjian lagi. Hal ini karena yang punya usaha sudah gwe anggap seperti saudara sendiri. Apa jadinya usaha beliau kalau gwe tinggalkan begitu aja, sedangkan beliau sudah banyak membantu gwe sebelumnya. Gwepun berusaha bersabar menunggu sang pengganti ada.
1 bulan terlewati sang pengganti ga kunjung tiba. Sampai pada akhirnya gwe mendapatkan kabar kalau akan ada penerimaan CPNS dibulan September 2013. Sayangnya pada saat itu profesi gwe ga masuk formasi yang dibutuhkan di kota Sampit justru di kota Lamandau inilah profesi gwe dibutuhkan. Akhirnya gwepun mencoba untuk ikut tes CPNS di kota Lamandau ini.
Tepat pada tanggal 24 Desember 2013 hasil tespun di umumkan. Hasilnya ga di sangka-sangka dari 19 pendaftar seprofesi gwe ternyata gwe termasuk salah satu dari 3 orang yang diterima menjadi PNS disana. Sejak itulah gwe menyadari kalau Oh iya ya ternyata Allah itu tau yang gwe butuhkan. Inikah maksud dari semua masalah yang Allah berikan selama ini. Bahwa Dia ingin menunjukan bahwa rejeki gwe ada dikota ini. Terima kasih ya rabb...
Kejadian kedua...
Diterimanya gwe menjadi PNS, gwe harus melakukan yang namanya registrasi ulang dan batas waktunya sampai tanggal 10 januari 2014. Semua berkas yg dibutuhkan dengan mantap sudah gwe siapkan dari Sampit. Sesampai dikantor yang menerima berkas tersebut, ternyata ada tambahan berkas yang harus dikumpulkan yaitu fotocopy legalisir ijasah dari SD-Pendidikan terkahir yang sebelumnya ga disebutkan di pengumuman. Beruntung gwe sudah mempersiap kemungkinan itu. Tapi keberuntungan itu sirna begitu saja, setelah ternyata legalisir ijasah yang diminta sebanyak 2 rangkap sedangkan gwe hanya membawa 1 rangkap dari masing-masing ijasahnya X_X. Gwepun minta nyokap untuk mengirim semua berkas ijasah gwe. Eh ternyata setelah berkas gwe sampai, 1 fotocopy legalisir ijasah SMP gwe ga ada, hanya kurang 1 lembar..Owh My God...Nyokap sudah menyarankan kalau gwe mending pulang aja dulu untuk melengkapinya mumpung masih ada waktu 5 hari lagi. Tapi gwe bersikeras bisa menanganinya dengan mencoba scan legalisirnyanya. Ke esokan harinya usaha gwe untuk scan 1 legalisiran itu berhasil dan ketika berkas udah mau gwe masukkan, rasa bersalah dan rasa takutpun menghantui gwe. Dan akhirnya gwe membatalkan memasukan berkas pada hari itu dan minta ortu gwe untuk mengurus kekurangannya. Alih-alih beres, ternyata legalisir ijasah itu tanggalnya ga boleh lewat dari 3bulan. Dan setelah gwe cek ternyata semua ijasah sekolah yang tadinya mo gwe masukkan,tanggal legalisirnya sudah kadaluarsa. Akhirnya tanpa pikir panjang, gwepun memutuskan pulang pada hari itu juga.
Karena sudah siang semua mobil travel sudah ga ada yang berangkat, untuk pertama kalinya gwepun terpaksa ikut Bus sore. Lewat setengah jam dr waktu keberangkatan, Bus yang akan kami tumpangi belum juga datang. Akhirnya kamipun memutuskan untuk menumpangi bus mini yang kebetulan datang lebih dulu. Kurang lebih 1 jam perjalanan, bus mini yang kami tumpangi mengalami kecelakaan tunggal. Bus mini ini tergelincir dan keluar dari pembatas jalan kemudian menabrak tebing bukit. Beruntung bus kami ini ga masuk ke jurang dan semua penumpang selamat.
Cobaan ga hanya sampai disitu. Bus yang sebelumnya kami tinggalkan, ternyata menjemput kami untuk melanjutkan perjalanan karena bus mini sebelumnya sudah ga bisa digunakan lagi. Apesnya ditengah perjalanan bus yang kami tumpangi ini mengalami kebocoran dibagian filter minyaknya sedangkan jam sudah menunjukan pukul 21.00 WIB. Beruntung masih ada bengkel yang mau membukakan pintunya membantu supir bus mengganti filter tersebut. Butuh waktu 2 jam untuk menunggu bus itu selesai diperbaiki dan akhirnya sampailah gwe di Sampit jam 2 dini hari. #Huft
Paginya gwe bergegas mengurus semua legalisir itu ke tempat gwe bersekolah dulu mulai dar SD-SMA. Lagi-lagi apesnya ternyata tanggal pada hari itu adalah tanggal 07 Januari bertepatan denga HUT kota Sampit. Semua sekolah diliburkan untuk mengikuti upacara masal di Stadion. Alhasil deadline gwe untuk menyelesaikan semua legalisir dan balik lagi ke Lamandau pada hari itu batal.
Malamnya untuk mengusir setres, gwe ikut ajakan teman gwe untuk bersantai di cafe milik sahabat gwe. Tanpa gwe sangka, gwe mendapat surprise Ultah gwe yang ke-26 Th. Sangat surprise karna tanggal 07 Januari bukanlah tanggal kelahiran gwe, melainkan besoknya tanggal 08 Januari. Mereka memajukan tanggalnya karna mereka tau klo besok itu gwe udah harus berangkat lagi ke Lamandau. Terima kasih sahabat-sahabatku. Dan di esok harinya, setelah gwe selesai shalat subuh giliran ortu dan saudara gwe yang kasih surprise. Bahagia..itu yang gwe rasakan ditengah-tengah usaha keras dalam memperjuangkan kelengkapan berkas gwe. Dan make a Wish gwe saat itu adalah semoga diberikan kelancaran dalam segala urusan gwe dan keselamatan dimanapun gwe berada..Dan Alhamdulillaah semua urusan gwe lancar. Gwe bisa mendapatkan semua legalisirnya dan bisa langsung balik ke Lamandau lagi pada hari itu juga dalam keadaan selamat. Keesokan harinya barulah gwe memasukan semua berkas dengan tenang tanpa beban.
Dari kejadian yang gwe alami ini, gwe menyadari Owh iya yaaa ternyata sekali lagi Allah itu tau apa yang gwe butuhkan. Dibalik semua kejadian buruk yang gwe alami, Allah bermaksud memberikan kesempatan agar gwe bisa merasakan bahagianya merayakan hari kelahiran gwe di tengah-tengah orang terkasih gwe. Dan gwe ga pernah menyesalinya...Terima kasih yaa rabb..
"Hikmah" 1 kata inilah yang paling tepat menyimpulkan semua kejadian di atas. Karena semua kejadian apapun itu kalau kita bisa memahaminya dgn seksama semua pasti ada hikmahnya dan hikmah inilah yang sebenarnya kita butuhkan untuk melanjutkan hidup, tentunya ke arah yang lebih baik. Dan selama kita masih ingat kepada sang pencipta Allah swt. dan selalu berdo'a meminta kebaikan maka gwe yakin apapun yang terjadi dikehidupan ini adalah untuk kebaikan...
Alhamdulillahirrabbil'alamin..
Sekian...