Halaman

Jumat, 12 Agustus 2016

Jodoh

     Malam guys..Hari ini 1st time gwe kerja shift sore-malam coz anak gwe udah ditinggal pergi sama pengasuhnya ( T_T Hiks) alhasil gwe sama misua jd shift2an jaga anak..Yaaaah dinikmatin aja, hikmahnya sie kami bisa lebih menuangkan perhatian yang lebih untuk Jasmine daaaaan mumpung pasien sepi, gwe mo sempat-sempatin nambah coretan diblog gwe ini biar lebih akrab setelah sekian lama udah gwe cuekin secuek datuknya bebek #Haks.

     Okeee..bicara masalah jodoh, bagi perawan yang sudah berumur (25 th ke atas :D) pasti sangat sensitif ketika pertanyaan "Kapan nikah?" Mencuat dari bibir manis orang yang kepo tentang hidup kita. Tameng yang paling ampuh sich cuma bisa bilang "Tenang aja Indah pada waktunya kok.." dan yang bertanyapun pasti cuma bisa bilang "Gubbrraaak" haaaaaa

      Jodoh..ketika kita masih sendiri alias bahasa kerennya Jomblo, liat teman-teman kita yang sebaya sudah gendong anak atau bahkan ada yang sampe nikah 2-3 kali, pasti merasakan ketidak adilan dalam hidup. Efek galaunya klo ga bisa teriak lantang ya teriak dalam hati dengan ucapan "Giliran gwee kapaaaannnn.." #Miris

     Slow down bebeh...tenangkan hati tenangkan jiwa..Postingan gwe kali ini ga bakal bikin kalian tambah galau ko..Paling ya sedikit merasa pengen bunuh diri..haaaaa haaks..JustKidd...Kali ini gwe mo kasih tau kiat-kiat gimana hilangin rasa galau itu. Check it out....

     Pertama, hafalin lagunya Afgan yang berjudul "Jodoh Pasti Bertemu" haaaa..Beneran loh..resapin liriknya dan nyanyikan lagunya kemudian hafalkan pasti dah lupa tuch sama yang namanya galau coz konsentrasinya ngapalin lirik lagunya,,dan efeknya akan sangat berasa bagi orang yang punya daya ingat kurang ..haaaaa

      Kedua...ketiga...dst kayanya ga usah dilanjutin ya coz gwe udah ga punya ide ngaur yg lebih brilian dari ide d'atas..hahahahaa...maaf maaf..

     Lanjut masalah jodoh..ini serius guys beneran serius loh sekarang..duduk lagi ya jangan kabur dlu..PEACE ^_^ Jodoh itu ga berbau artinya kita ga usah nyari baunya dia akan datang dengan sendirinya seperti angin yang menyegarkan..ya sama kaya lagunya Afgan kalau jodoh itu pasti bertemu..tinggal nunggu kapan waktunya..Cuummmaaa ya itu tadi sembari kita nunggu2 tu jodoh..orang dsekitar kita inilah yang bikin kita galau..Dari yang tadi kitanya cuek bebek sedikit banyak akan terpengaruh juga dengan pertanyaan yg datang bertubi-tubi yang bikin kita cape untuk menjawabnya, ya jadi galau beneranlah jadinya..So jangan hanya cuek bebek tapi kudu kaya gwe cueknya secuek datuknya bebek okeeeeh..haaaaa

     Biasanya, jodoh tak kunjung datang itu akibat dari pribadi yang tidak mau berusaha dan berbenah diri untuk mencari alasan mengapa jodoh tak juga menghampiri kita. "Heeey gwe ude berumur yeeee..ga mungkin gwe ga berusaha"...Tenang..tenaang..elu baru berusaha toh, usahanya sampe mana aja...udah sampe berbenah diri dan cari alasannya KENAPA jodoh tak kunjung menghampiri ga?????

     Sebelum gwe paparkan alasannya..Ingat 1 kalimat ini "
Allah telah menjanjikan bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan" artinya Allah memang telah mempersiapkan seseorang untuk dijodohkan dengan kita.

     Lalu mengapa jodoh tak kunjung datang? Di mana pasangan yang telah Allah janjikan? Apakah Allah telah ingkar dengan janjinya? Atau kita yang harus mengejar jodoh?

     Tidak mungkin Allah ingkar, karena Allah maha menepati janji. Jadi, seandainya jodoh itu tak kunjung datang juga, mungkin saja alasannya karena ada yang salah dengan diri kita. Apakah kita sudah baik dimata Allah?Apakah kita sudah layak dimata Allah?atau Apakah kita sudah benar-benar siap dimata Allah?

     Menurut Ketua Masjid Jami Al Muhajirin Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Soedjoko yang gwe kutip dari harian merdeka.com. Jodoh merupakan suratan takdir yang telah ditentukan Allah sejak manusia lahir. Sehingga, sebagai manusia yang bertaqwa harusnya manusia berserah dan berdoa kepada Allah agar diberikan jodoh yang sholeh atau sholehah.

     Pria yang akrab disapa Djoko ini juga mengatakan, jodoh itu memang benar-benar di tangan Allah. Artinya, kita tidak pernah tau kapan, di mana, bagaimana dan dengan siapa kita akan berjodoh. "Tugas kita bukan untuk mencarinya (jodoh), tapi mempersiapkan diri untuk menerimanya. Ketika sudah siap menurut Allah, pastilah jodoh itu akan datang dari jalan yang tidak terpikirkan oleh kita".
    
    "Oleh sebab itu, Allah menentukan jodoh kita, maka tidak layak bagi kita merasa bimbang atau grasa grusu karena belum dapat (jodoh), kalau sudah sampai waktunya, jodoh itu pasti akan datang sendiri," tegas dia.

     Dari apa yang dikatakan Pa Djoko diatas, dapat gwe simpulkan jika Allah mengatakan kamu sudah baik, layak dan siap, maka jodoh tidak dapat dihindari walau kita belum menginginkannya. Tapi jika Allah mengatakan kamu masih belum baik, layak dan siap, maka jodoh juga tidak dapat dikejar walaupun ketika kita terlalu menginginkannya.

     Lalu bagaimana apabila kita sudah beranjak tua dan jodoh pun tak kunjung menghampiri?

     "Firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 45, Dan jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya yang demikian itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Rabbnya, dan mereka akan kembali kepada-Nya,"

     Dengan ayat itu, Allah memberi harapan bahwa setiap doa yang disampaikan pada-Nya dengan tulus dan sungguh-sunguh pasti akan dikabulkan. Karena dengan sikap sabar yang dibarengi dengan ikhtiar dan tawakal kepada Allah, maka akan membentengi kita dari godaan syaitan yang berharap manusia salah langkah dalam masalah jodoh.

     So, Yuks temans kita berlomba-lomba mendekatkan diri kepada Allah sembari berdoa meminta jodoh yang terbaik untuk kita..Karena Orang Baik Pasti akan Mendapatkan Jodoh yang Baik pula.

Udah Ademan yaaaaa...^_^

Sekian...

Rabu, 27 Juli 2016

I'm Come Back

     Sekian lama..Yuuupp saaannngggaaat lama tepatnya 2,5 Th lamanya gwe ga pernah intip-intip blog ini lagi..Klo di ibaratkan rumah, ini rumah udah kumuh, jabuk, berdebu ada laba2nya, parahnya mungkin udah berhantu..#Serem

     Berawal dari email yg masuk dari seseorang yang mengaku membaca salah satu postingan gwe beberapa hari yang lalu yang meminta sedikit saran dari gwe cieee cieeee gwepun mulai membuka lagi blog ini dan membaca kembali 1 persatu postingannya..Gillleeeee 1 kata itu tiba-tiba mencuat dari bibir manis gwe..Ternyata gwe dulu beneran bisa nulis yak walau kata2nya agak blibet, saking bangganya gwe sampai baca berulang-ulang dan share ke orang-orang yang nama dan ceritanya ada dalam postingan gwe..kecuali cerita Alm.Anto yaaaa..ngabarin lewat mana gwe..heheheee

     I'm Come Back, 1 kalimat bahasa inggris inilah yang mungkin bisa mewakili tekad gwe untuk kembali nulis. 1 kalimat dengan arti yang simpel kalo di Indonesiakan, tapi lebih keren kalo ditulis dengan bahasa inggris..hahahaaaa #So English2 Gimana Getoh

     Okeeee..bingung gwe mau mulai dari mana... 2,5 Th bukan waktu yang sedikit untuk gwe runut 1 persatu kejadian demi keadian yang udah gwe alami selama ini..Terlalu panjaaaaaaaang juga klo gwe tulis disini..So intinya "Bahagia" 1 kata ini yang gwe rasakan selama ini..Bahagia karna tekad gwe untuk nikah sebelum umur 27 walau kurang 4hari lagi bisa terwujud..Bahagia karna 2bln setelahnya gwe dititipkan baby dalam rahim gwe dan tepat 9bln 7hari keluarlah princes kecil dari kandungan gwe yang kami beri nama Jasmine Nur Anisa..

     Terima Kasih ya allah..gwe hanya bisa bersyukur mengucap hamdalah atas kesempatan yg masih diberikan Allah ke gwe untuk menjalani kehidupan sampai dengan detik ini. Terima Kasih untuk status Istri yang sudah gwe sandang sekarang serta predikat IBU bagi anak gwe..

               Sekian..
Gwe Eno " I'm come back"

Selasa, 04 Februari 2014

Owh iya yaaaa...Ternyata...

    Banyak kejadian yang tak terduga yang gwe alami di pergantian tahun 2013 -> 2014 ini. Kejadian yang membuat gwe terus menyebutkan kata " oh iya ya..." dan kata "Ternyata...". Kejadian yang membuat gwe sadar bahwa memang benar adanya kalau Allah itu tau yang kita butuhkan, walau kadang tidak sesuai dengan yg diharapkan tapi pasti untuk kebaikan.

     Sadar akan hal tersebut, gwepun merunut satu per satu kejadian yang sudah gwe alami selama 1 Tahun terakhir ini.

Kejadian pertama...
      Dipertengahan tahun 2012 tepatnya dibulan Juli 2012, dengan pertimbangan yang singkat dan didorong suatu kondisi masalah pekerjaan dikota kelahiran gwe yaitu Sampit yang tak kunjung ada titik terangnya, gwepun memutuskan untuk mencoba mengais rejeki di kota lain yang butuh waktu 5 jam untuk mencapainya yaitu kota Lamandau. Tanpa ada saudara dan hanya bermodalkan kenalan dari seorang sejawat profesi yang menawarkan pekerjaan ini, dengan bismillah gwepun akhirnya menginjakan kaki dikota asing yang jauh dari kata ramai itu.
  
     Seiring bejalannya waktu di awal tahun 2013 tepatnya 10 bulan gwe bekerja disana, gwe mulai meragukan keputusan yang sudah gwe buat. Gwe hanya bisa berdoa klo pekerjaan dikota ini memang yang terbaik, maka gwe berharap bisa bertahan. Akan tetapi klo pekerjaan dikota ini bukan yg terbaik, maka gwe berharap akan ada tawaran pekerjaan lain yang lebih baik dari pekerjaan ini. Ternyata selang beberapa waktu, banyak tawaran pekerjaan dari kota Sampit berduyun-duyun menghampiri gwe, dan gwe mulai berfikir mungkin inilah jawaban yang Allah berikan dan sepertinya resign dari pekerjaan ini adalah keputusan yang terbaik.

     Keputusan sudah bulat, tekad sudah mantap dan usahapun sudah dilakukan, tetapi gwe tetap ga bisa resign dari pekerjaan ini. Kontrak kerja yang belum genap 1 tahun dan bisa dilepaskan jika ada sejawat profesi yang mau menggantikan posisi gwe inilah kendala utama gwe ga bisa resign dari pekerjaan ini. Segala usaha dilakukan untuk mendapatkan pengganti gwe, tapi hasilnya nihil.

     Sampailah di penghujung kontrak tepatnya dibulan Juli 2013, tapi gwe masih ga tega meninggalkan pekerjaan gwe tanpa ada yang menggantikan posisi gwe. Padahal gwe sudah ga terikat kontrak perjanjian lagi. Hal ini karena yang punya usaha sudah gwe anggap seperti saudara sendiri. Apa jadinya usaha beliau kalau gwe tinggalkan begitu aja, sedangkan beliau sudah banyak membantu gwe sebelumnya. Gwepun berusaha bersabar menunggu sang pengganti ada.

     1 bulan terlewati sang pengganti ga kunjung tiba. Sampai pada akhirnya gwe mendapatkan kabar kalau akan ada penerimaan CPNS dibulan September 2013. Sayangnya pada saat itu profesi gwe ga masuk formasi yang dibutuhkan di kota Sampit justru di kota Lamandau inilah profesi gwe dibutuhkan. Akhirnya gwepun mencoba untuk ikut tes CPNS di kota Lamandau ini.

     Tepat pada tanggal 24 Desember 2013 hasil tespun di umumkan. Hasilnya ga di sangka-sangka dari 19 pendaftar seprofesi gwe ternyata gwe termasuk salah satu dari 3 orang yang diterima menjadi PNS disana. Sejak itulah gwe menyadari kalau Oh iya ya ternyata Allah itu tau yang gwe butuhkan. Inikah maksud dari semua masalah yang Allah berikan selama ini. Bahwa Dia ingin menunjukan bahwa rejeki gwe ada dikota ini. Terima kasih ya rabb...

Kejadian kedua...
     Diterimanya gwe menjadi PNS, gwe harus melakukan yang namanya registrasi ulang dan batas waktunya sampai tanggal 10 januari 2014. Semua berkas yg dibutuhkan dengan mantap sudah gwe siapkan dari Sampit. Sesampai dikantor yang menerima berkas tersebut, ternyata ada tambahan berkas yang harus dikumpulkan yaitu fotocopy legalisir ijasah dari SD-Pendidikan terkahir yang sebelumnya ga disebutkan di pengumuman. Beruntung gwe sudah mempersiap kemungkinan itu. Tapi keberuntungan itu sirna begitu saja, setelah ternyata legalisir ijasah yang diminta sebanyak 2 rangkap sedangkan gwe hanya membawa 1 rangkap dari masing-masing ijasahnya X_X. Gwepun minta nyokap untuk mengirim semua berkas ijasah gwe. Eh ternyata setelah berkas gwe sampai, 1 fotocopy legalisir ijasah SMP gwe ga ada, hanya kurang 1 lembar..Owh My God...Nyokap sudah menyarankan kalau gwe mending pulang aja dulu untuk melengkapinya mumpung masih ada waktu 5 hari lagi. Tapi gwe bersikeras bisa menanganinya dengan mencoba scan legalisirnyanya. Ke esokan harinya usaha gwe untuk scan 1 legalisiran itu berhasil dan ketika berkas udah mau gwe masukkan, rasa bersalah dan rasa takutpun menghantui gwe. Dan akhirnya gwe membatalkan memasukan berkas pada hari itu dan minta ortu gwe untuk mengurus kekurangannya. Alih-alih beres, ternyata legalisir ijasah itu tanggalnya ga boleh lewat dari 3bulan. Dan setelah gwe cek ternyata semua ijasah sekolah yang tadinya mo gwe masukkan,tanggal legalisirnya sudah kadaluarsa. Akhirnya tanpa pikir panjang, gwepun memutuskan pulang pada hari itu juga.

     Karena sudah siang semua mobil travel sudah ga ada yang berangkat, untuk pertama kalinya gwepun terpaksa ikut Bus sore. Lewat setengah jam dr waktu keberangkatan, Bus yang akan kami tumpangi belum juga datang. Akhirnya kamipun memutuskan untuk menumpangi bus mini yang kebetulan datang lebih dulu. Kurang lebih 1 jam perjalanan, bus mini yang kami tumpangi mengalami kecelakaan tunggal. Bus mini ini tergelincir dan keluar dari pembatas jalan kemudian menabrak tebing bukit. Beruntung bus kami ini ga masuk ke jurang dan semua penumpang selamat.

     Cobaan ga hanya sampai disitu. Bus yang sebelumnya kami tinggalkan, ternyata menjemput kami untuk melanjutkan perjalanan karena bus mini sebelumnya sudah ga bisa digunakan lagi. Apesnya ditengah perjalanan bus yang kami tumpangi ini mengalami kebocoran dibagian filter minyaknya sedangkan jam sudah menunjukan pukul 21.00 WIB. Beruntung masih ada bengkel yang mau membukakan pintunya membantu supir bus mengganti filter tersebut. Butuh waktu 2 jam untuk menunggu bus itu selesai diperbaiki dan akhirnya sampailah gwe di Sampit jam 2 dini hari. #Huft

     Paginya gwe bergegas mengurus semua legalisir itu ke tempat gwe bersekolah dulu mulai dar SD-SMA. Lagi-lagi apesnya ternyata tanggal pada hari itu adalah tanggal 07 Januari bertepatan denga HUT kota Sampit. Semua sekolah diliburkan untuk mengikuti upacara masal di Stadion. Alhasil deadline gwe untuk menyelesaikan semua legalisir dan balik lagi ke Lamandau pada hari itu batal.

     Malamnya untuk mengusir setres, gwe ikut ajakan teman gwe untuk bersantai di cafe milik sahabat gwe. Tanpa gwe sangka, gwe mendapat surprise Ultah gwe yang ke-26 Th. Sangat surprise karna tanggal 07 Januari bukanlah tanggal kelahiran gwe, melainkan besoknya tanggal 08 Januari. Mereka memajukan tanggalnya karna mereka tau klo besok itu gwe udah harus berangkat lagi ke Lamandau. Terima kasih sahabat-sahabatku. Dan di esok harinya, setelah gwe selesai shalat subuh giliran ortu dan saudara gwe yang kasih surprise. Bahagia..itu yang gwe rasakan ditengah-tengah usaha keras dalam memperjuangkan kelengkapan berkas gwe. Dan make a Wish gwe saat itu adalah semoga diberikan kelancaran dalam segala urusan gwe dan keselamatan dimanapun gwe berada..Dan Alhamdulillaah semua urusan gwe lancar. Gwe bisa mendapatkan semua legalisirnya dan bisa langsung balik ke Lamandau lagi pada hari itu juga dalam keadaan selamat. Keesokan harinya barulah gwe memasukan semua berkas dengan tenang tanpa beban.

     Dari kejadian yang gwe alami ini, gwe menyadari Owh iya yaaa ternyata sekali lagi Allah itu tau apa yang gwe butuhkan. Dibalik semua kejadian buruk yang gwe alami, Allah bermaksud memberikan kesempatan agar gwe bisa merasakan bahagianya merayakan hari kelahiran gwe di tengah-tengah orang terkasih gwe. Dan gwe ga pernah menyesalinya...Terima kasih yaa rabb..

     "Hikmah" 1 kata inilah yang paling tepat menyimpulkan semua kejadian di atas. Karena semua kejadian apapun itu kalau kita bisa memahaminya dgn seksama semua pasti ada hikmahnya dan hikmah inilah yang sebenarnya kita butuhkan untuk melanjutkan hidup, tentunya ke arah yang lebih baik. Dan selama kita masih ingat kepada sang pencipta Allah swt. dan selalu berdo'a meminta kebaikan maka gwe yakin apapun yang terjadi dikehidupan ini adalah untuk kebaikan...
Alhamdulillahirrabbil'alamin..

Sekian...  

Selasa, 03 Desember 2013

Itu Perlu...

     Pertama gwe mo say Hello dulu buat yang baca postingan gwe kali ini. Hello guuuyyyssss...Miss you so much beibh...#Hasek

Bla bla bla bla bla...

     Hari ini Selasa pukul 09.00 WIB tepatnya sudah 2 bulan 8 hari gwe ga posting apa-apa di blog ini. Bukan karena paketan internet habis atau karena sibuk dan ga ada waktu atau atau atau dan atau karena keasikan ngurus anak dan suami Uppzz gwe belum nikah ding hahahaa,,, yaaa ga ada alasan yang lebih tepat selain karena gwe bener-bener ga dapat inspirasi buat nulis haks X_X.

      Okeee, kali ini postingan gwe terinspirasi dari film kartun berjudul "Happy Feet Two". Film kartun yg udah lama tayang dan udah lama bersarang di dalam laptop gwe tapi gwe baru menontonnya kemaren siang..haaaa :D.

     Film kartun ini menceritakan perjuangan beberapa penguin untuk menyelamatkan populasinya. Kejadian demi kejadian di alur ceritanya, memberikan banyak pelajaran yg bisa kita petik. Salah satunya pada kejadian dimana seekor anak penguin menyanyikan sebuah lagu untuk membela sang ayah dari ketidak adilan dan sebagian dari liriknya menarik untuk gwe bahas disini..check it out..

"Ayahku mengajariku, Kau tak perlu menjadi raksasa untuk memiliki hati yang besar dan kau tak perlu terbang untuk jadi luar biasa"

      Walaupun hanya terdiri dari 2 kalimat saja, kutipan lirik di atas memiliki makna yang begitu luas. Makna yang bisa gwe simpulkan dari lirik tersebut kurang lebihnya begini, "Siapapun dirimu, darimanapun asalmu dan bagaimanapun keadaan rupa dan fisikmu, semua itu ga akan menjadi penghalang dirimu untuk melakukan kebaikan dan sekecil apapun kebaikan yang kamu lakukan percayalah 1 hal bahwa Tuhan tidak tidur dia pasti akan membalas kebaikanmu dengan kebaikan yang berlipat ganda, itulah penghargaan-Nya."

Subhanallah...itulah konsekuensi dari kebaikan karenanya suatu kebaikan ITU PERLU...

Sekian....

Rabu, 25 September 2013

Naluri Anak

    Ga bisa dipungkiri, keberadaan ibu memang sangat berarti bagi seorang anak. Sejelek,seburuk dan sesibuk apapun seorang ibu pasti akan tetap dicintai anaknya. Begitu pula bagi anak yang akan gwe bahas disini.


     Atar...begitu panggilannya. Dia seorang anak laki-laki berumur 1,5 Th. Anak pertama dari kakak perempuan gwe dan tentu saja dia adalah Keponakan gwe.


     Atar seorang anak yang sangat aktif mungkin bisa dibilang hiper aktif. Gimana ngga, semua benda yang bisa dijangkau olehnya pasti dilempar tanpa arah, selalu berlari-lari dan ga takut jatuh tapi dia takut cicak...hahaha... Tapi ya kembali lagi, dia hanya seorang anak kecil yang masih butuh tatih tayang.


      Beberapa hari yang lalu Atar dititipin selama 3 hari oleh orang tuanya dirumah karena mamanya ada acara di luar kota, sedangkan Ayahnya ga bisa jagain dia sendiri karna sibuk kerja juga. Atar yang sangat lengket kaya lem Alteco sama mamanya, akhirnya bisa ditinggal tanpa beban saat mamanya berhasil mengendap-ngendap keluar rumah saat dia asik main bersama gwe. Anehnya kaya orang yang Amnesia, sejak itu dia ga mencari-cari sosok mamanya sama sekali dan tanpa di ajarin gwelah yang dipanggilnya mama kala itu. Gubrakkkk...


     Mamaaa...Sebutan itu sangat menggelitik bagi seorang gadis perawan seperti gwe. Tapi lama-kelama'an gwe menikmati profesi dadakan ini. Gwe menjaga Atar layaknya anak sendiri begitu pula dia yang memperlakukan gwe seperti mamanya sendiri yang ga bisa jauh dari pandangannya. Kemana gwe pergi disitu ada dia, klo ga ya nangis huufftt. Bedanya disini Atar sangat penurut ga se hiper aktif di saat mamanya yang asli bersamanya. Naluri keibuan gwepun muncul ketika gwe bepergian barang sebentar aja ninggalin dia di rumah, gwe udah mo cepat-cepat pulang khawatir kalo Atar nangis.


     3 hari berlalu, tiba saatnya hari dimana mama Atar pulang. Saat itu Atar sedang bermain dihalaman rumah bersama ponakan gwe yang lainnya. Tiba-tiba ada sebuah mobil Kijang Inova hitam berhenti didepan rumah dan semua mata tertuju pada mobil itu. Benar, yang keluar dari mobil itu adalah mamanya Atar. Tanpa basa basi seketika tangis Atar pecah menggelegar minta dijemput dan dipeluk sama mamanya. Dan sejak itu dia ga mau lagi dipegang sama gwe dan predikat mama yang gwe sandangpun akhirnya copot tanpa upacara pelepasan terlebih dahulu. #Ironis


     Pertemuan yang sangat dramatis itu bikin gwe sadar betapa berartinya seorang Ibu bagi seorang anak. 3 hari tanpa menanyakan dan mencari ibunya, anak sekecil Atar mampu menahan rindu yang dia pendam sendiri. Dan ketika pertemuan itu datang, hanya Nalurilah yang mampu menjawab bahwa antara kedua orang ini punya suatu ikatan yang tidak bisa digantikan oleh siapapun.


Sekian...

Minggu, 25 Agustus 2013

Sahabat atau Mantan Sahabat ???

 “ Sahabat itu seperti tanganmu…saat kamu menangis, dia mengusap... saat kamu disakiti orang, dia membelamu… saat kamu meninggalkannya… dia tak akan meninggalkanmu…Karena dia selalu ada untukmu…”

    Kutipan di atas merupakan salah satu dari ribuan kata untuk mendefinisikan apa yang disebut dengan Sahabat. Tapi dari ribuan kata tersebut, masih ada tanda tanya besar dalam benak gwe yang belum bisa gwe pecahkan sampai saat ini “Apa sebutan untuk sahabat yang sudah ga ada komunikasi sama sekali dengan kita ??? bukan karena adanya pertikaian tapi lebih karena adanya jarak yang memisahkan, apa masih bisa disebut sahabat??? Atau disebut mantan sahabat??? “. X_X

    Ga bisa dipungkiri seiring berjalannya waktu dan perputaran zaman orang yang datang dikehidupan kitapun silih berganti dan ga menuntut kemungkinan berpengaruh juga pada sebuah persahabatan. Ga usah jauh-jauh, contohnya aja gwe. Dari zamannya SD, SMP, SMA, sampai gwe Kuliah di masing-masing zamannya, teman yang gwe anggap sahabat juga berbeda-beda. Walaupun gwe sempat mengikrarkannnya secara lantang kalau elu elu dan elu adalah sahabat gwe, tapi tetap aja karena jarak yang memisahkan membuat kebersamaan semakin terbatas, komunikasi semakin berkurang atau malah jadi lost contact, membuat gwe berpikir ulang apakah kami ini masih dikatakan Sahabat??? Kecuali yang memang dari SD udah sahabatan dan 1 kelas mulu sampai kuliah mungkin boleh jadi. Tapi emmmm kayanya ga ada deh atau mungkin ada tapi dasar gwenya aja yang belum pernah nemu kali ya. Nah pertanyaannya apa mungkin sahabat kita waktu SD, SMP, SMA dan waktu kuliah dulu kita bilang sebagai “Mantan Sahabat” setelah kita kerja dan mendapatkan sahabat baru dilingkungan kerja kita??? Enak ga dengarnya kalo ditanya temen, “ Kamu kenal ga sama si A?” trus kamu jawab “ Owh iya kenal diakan Mantan Sahabat gwe waktu SD” Gubraaaakk..kan ga lucu ~_~..Emang ga lucu, diskripsi gwe terlalu berlebihan heee :p Jawaban alusnya sie “ Owh iya diakan sahabatan sama gwe waktu SD”…Weewww “ Waktu SD” berarti sekarang udah ga sahabatan lagi donk, ya sama aja @_@ #Serba_Salah

    Di film “ 5cm “ (Udah nonton??? Bagi yang belum kudu nonton, rame…gwe pake acara nangis bombay) Oke, siapain kalkulator…Mereka berlima sahabatan udah hampir 10th dan film ini diceritakan saat mereka udah pada kerja dan salah satu temannya masih belum lulus kuliah hampir 6th berarti umur mereka sekarang adalah sekitaran 24-25th ( itung aja dari SD ). Kalo di itung mundur 10th berarti mereka mulai sahabatan dari umur minimal 14th tepatnya sejak SMP. Betul ga perkiraan gwe??? Nah pertanyaannya, berapakah umur gwe sekarang??? haaaaaaa :D ga nyambung (intermezzo).

    Maksud gwe ngajak kalian itung-itungan disini adalah kalo mereka sahabatan sejak SMP berarti masih ada yang namanya zaman SD. Kira-kira mereka punya sahabat ga pas waktu SD? Sayangnya di film ini ga diceritain SDnya mereka udah punya sahabat atau ga. Kalau ada, kemanakah sahabat mereka waktu SD? Apa bisa dibilang Mantan Sahabat karena mereka lebih mendewakan arti sahabat yang sekarang ini? Dan inilah keuntungan dari film ini, sang sutradara menseting ceritannya seolah-olah para pemainnya merupakan sahabat pertama dan terakhir, sehingga feel sahabatnya dapat banget yang bikin gwe sangat menghayati tue film sampai meneteskan air mata…T_T…Penting ga sich !!!

    Okeee kembali ke laptop… Pada dasarnya kebanyakan seseorang bisa mendapatkan predikat sahabat bila disaat dia butuh, orang itu selalu ada dan berada di samping kita secara Fisik. Ingat ya secara Fisik…Jarang banget gwe menemukan orang yang mengawali persahabatannya dengan hanya berkomunikasi lewat telepon, sms, BBM atau di dunia maya. Eits pasti pada jawab Ada…iya memang ada…kapan gwe bilang ga ada…gwekan bilangnya jarang, tapi pake banget...heee…Nah kalau demikian ga menuntut kemungkinan karena adanya jarak dengan sahabat sebelumnya, pergantian sahabat itu terjadi. Di film 5cm tadi juga bertahannya persahabatan mereka selama 10th karena masih adanya pertemuan fisik yang mereka lakukan minimal seminggu sekali dan semua pemeran berada di 1 kota yang sama sehingga sangat jelas komunikasi juga pastinya berjalan dengan stabil. Coba kalau ga, mungkin ceritanya akan berbeda.

    Naaaaaaaaaaaaaaaaaahh bingung gwe mo nulis apa lagi…focus…focus...focus… Jadi, inti dari fenomena menemukan sahabat baru dan melupakan eh lebih tepatnya terlupakan sahabat lama ini kebanyakan terjadi karena kurangnya komunikasi dan jarak. Tapi, walaupun jarak berperan penting dalam renggangnya suatu persahabatan, tapi kita juga ga bisa menyalahkan jarak sepenuhnya. Karena kita ga bisa mengatur hidup orang lain untuk selalu berada di dekat kita, begitu pula sebaliknya. Jadi, yang bisa kita lakukan disini adalah MEMPERBAIKI yang namanya KOMUNIKASI. Karena berapapun jauhnya jarak yang membentang antara kita dan sahabat akan berasa sangat dekat oleh adanya komunikasi. Tapiiiiii, ada tapinya lagi nich..Setelah gwe nonton film 5cm sebenarnya ada 1 poin penting lagi yang menurut gwe merupakan inti dari bertahannya suatu persahabatan yaitu KOMITMEN. Kalau kita bisa berkomitmen menyatakan kalau si A adalah sahabat kita, pastinya kita juga komitmen donk untuk selalu melakukan komunikasi yang baik dengan dia dimanapun dia berada. Sehingga walaupun kita mendapatkan sahabat baru dilingkungan kita yang baru, kita ga bakal lupa dengan sahabat kita sebelumnya.

    Siiiiipppp…satu masalah terpecahkan… Sekarang kembali ke pertanyaan awal yang merupakan inti dari masalah yang kita bahas disini. Apa sebutan untuk sahabat yang sudah ga ada komunikasi sama sekali dengan kita ???

    Sebagian besar dari kita pastinya pengen tetap dibilang sahabat, tapi kembali lagi kita liat pengertian dari sahabat yang intinya selalu ada untuk kita sedangkan faktanya dia udah lost contact dengan kita. Apa bisa dibilang Mantan Sahabat??? Terlalu kasar bukan…Terus apa donk??? Apapun sebutannya yang jelas mereka adalah salah satu bagian terpenting bagi hidup kita. Yang mengajarkan kita arti kebersamaan, indahnya kepedulian, mengetahui makna kasih sayang, serta yang membentuk kita pada sebuah pendewasaan. Nah, bagi yang sahabatnya masih bisa di hubungin, yuuuk kita jalin lagi silaturahmi yang sempat terputus ini menjadi suatu keakraban seperti awal kita menjalin persahabatan dulu.

Gwe eno…dimanapun kalian berada hai sahabat…kalian akan tetap menjadi bagian dari hidup gwe…I always love you so much…

Jumat, 16 Agustus 2013

Berkah Hujan di Idul Fitri 1434 H

     Mungkin bagi sebagian umat muslim akan sangat menyayangkan datangnya hujan menjelang shalat ied dilaksanakan. Apalagi pake acara deras, segala sesuatunya akan menjadi repot. Mulai dari repot rebutan cari tempat didalam masjid buat shalat, repot menyingsing rok atau celana biar ga basah kena hujan, dan atau yang lebih parah lagi repot mikir berangkat shalat apa kaga (Gubraak).

     Yaaaa..lebaran kali ini kota dimana gwe dilahirkan yaitu kota Sampit diguyur hujan deras sebelum shalat ied dilaksanakan. Kata repot juga ga luput untuk keluarga gwe. Sayangnya repot kami ini termasuk repot mikir berangkat apa ganya kami ke masjid, Weeew..Tapi jangan salah...ke masjid boleh ga jadi, tapi niat untuk shalat ied masih besar. Jadi, akhirnya kami memutuskan untuk shalat ied sekeluarga dirumah.

     Pertanyaannya..bagian mana yang spesial??Berkahnya apa??

     Spesialnya adalah shalat ied kami kali ini merupakan shalat ied yang pertama kalinya dirumah, di imamin sama abang gwe dengan bantuan buku panduan shalat dan si mbah google yang juga ikut andil kala itu. Berkahnya adalah Ayah gwe yang masih belum pulih dari penyakit strokenya dan sudah 5 taon ini ga bisa melaksanakan shalat ied akhirnya bisa ikut berjama'ah bersama kami. Air mata bahagia, haru, senang bercampur aduk ketika kami selesai melaksanakan shalat dan saling bermaaf'an. Begitu pula Ayah, sosok Ayah yang tegar, kuat dan keras pun seketika rapuh dengan deraian air mata bahagia dan rasa syukur yang tak terkira.

     Terimakasih ya Allah..engkau masih memberikan kesempatan kepada kami untuk bisa merasakan indahnya Idul Fitri kali ini..untuk bisa berkumpul dalam 1 keluarga yang utuh..dan untuk bisa bersama-sama beribadah kepada-Mu. Semoga kami dan kita semua bisa dipertemukan di Idul Fitri yang akan datang. Amiiiin Ya Rabb..

Allahuakbar..Allahuakbar..Allahuakbar..Laaa ilaaa haillallahuallahuakbar..Allahuakbar walillahilham..

Eno sekeluarga mengucapkan Minal Aidin Walfa Idzin Mohon Maaf Lahir dan Batin.